Setelah Dua Bulan Menikah,

by - March 07, 2020

photo by waffle photo

Lately,

pulang ke utara, bukan ke timur seperti biasa. Bertemu setiap hari, bukan janjian dua kali seminggu. Masih dijemput dari kantor - tapi sekarang berhenti di depan pintu yang sama, lalu berkomentar norak karena belum terlalu lama, "Hayo, sekarang kok kita satu rumah ya? Yakin nggak salah tempat?"

Bangun bisa lebih siang karena lebih dekat jaraknya. Tetapi ternyata waktu yang dihabiskan sama saja, karena tidak bisa lagi pergi begitu saja sambil teriak sama orang rumah, "nanti sarapan beli di depan ya!" (Atau mungkin, bertahun-tahun ke depan bisa jadi begini, tapi semoga tidak terlalu sering).

Oh, ternyata kalau hal seperti ini, dia nggak suka. Kalau hal seperti ini, saya yang nggak cocok. Ternyata kalau mau tidur dia harus begini, saya harus begitu.

Sekarang jadi harus mengatur jadwal kapan menelepon orangtua, nenek di sini, bibi di sana, uwak di sisi satunya. Padahal sebenarnya dulu juga jarang bertemu, tapi sekarang beda katanya, karena 'sudah diambil orang'.

Masih sedikit bingung dalam posisi saya di rumah tangga. Mungkin karena saya anak pertama, jadi keras kepala. Mungkin juga karena saya masih takut ini-itu, kadang masih ada yang mengganjal, tapi tidak tahu apa. Lebih banyak rasa tenang. Lebih banyak tidur, lebih banyak makan. (Berat badan nambah adalah sebuah kepastian).

Masih belajar banyak, dan akan belajar terus. Karena dua bulan itu sebenarnya seperti cuma mengejapkan mata. Terlalu sedikit buat sebuah testimoni, jadi anggap saja ini komentar pembuka.

Yang pasti itu satu: terima kasih selalu untuk semuanya.

(Ngomong-ngomong, halaman About saya sudah diperbarui setelah dua tahun).

Some favorites,

cute illustrations by Agathe Sorlet.
An article: Not Everything is a Side Hustle. Sebagai manusia yang hidup di kultur bekerjalah sesuai passion, hobi dan pekerjaan sampingan kadang-kadang tumpang tindih.

A blog: A Considered Life. Saya belum tahap zero waste, masih labil juga soal less waste, tapi bacaan di blognya bagus dan cukup lengkap.

An instagram account: Waroeng Snoepen adalah rekomendasi tempat yang saya temukan lewat thread twitter. Ternyata tempatnya di dekat rumah. Review soon, sekarang ngiler saja dulu liat fotonya.

A song: At Your Best, You Are Love - Aaliyah (1994).  There are times when I find - You want to keep yourself from me. When I don't have the strength; I'm just a mirror of what I see. But at your best you are love....

A watercooler conversation: Nggak main tiktok tapi ini sungguhlah cult of fanfiction culture.


I plan to make this kind of entry as a newsletter. but for now, hey, i just want to fill this blog with more of my personal writings.

Yours Truly,
Mega.

You May Also Like

4 comments

  1. Selamat mengarungi lautan rumah tangga hingga waktu yang tiada habisnya ya Mba Mega! I am happy to read your story. Padahal nggak ikutan menikah hehee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, terima kasih :') semoga kebahagiaannya kembali buat yang baca, dengan rasa bahagia yang sama besar juga. amiiin...

      Delete
  2. Alhamdulillah. selamat mba :D semoga sakinah mawadda warohma

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih! semoga doa baiknya berbalik kembali.

      Delete

let's share, do tell! got a blog? I'll visit yours too :)